Monday, December 20, 2010

Makanan dan minuman

Ketika masih bekerja sebagai PNS, pak adil terbiasa mendidik keluarganya, bagaimana mencapai khusnul khatimah, dengan media makanan. Sebagai PNS dengan penghasilan yang terbatas, konsumsi keluarga pak adil harus diatur sedemikian rupa, agar tidak seperti bunyi peribahasa, besar pasak daripada tiang. Dari sejak menerima gaji di awal bulan sampai dengan sehari sebelum hari terakhir di bulan tersebut, keluarga pak adil membelanjakan uangnya dengan hemat, sehingga menu masakan yang disantap keluarga tersebut relatif sederhana. Begitu menginjak hari terakhir di bulan yang bersangkutan, keluarga pak adil merayakan khusnul khatimah dengan berekreasi makan di luar, meskipun pilihan tempat makan di luar juga masih sederhana. Yang penting, menu makannya agak lebih enak dibanding menu makanan sehari-hari. Ketika makan, anak-anak pak adil terbiasa mengakhirkan menyantap lauk, bagian yang paling enak dari komposisi makanan yang disantap. Begitulah, pengalaman merasakan khusnul khatimah telah tertanam di keluarga pak adil.


Dalam sebuah riwayat, khalifah Umar merayakan takluknya kota Iskandariyah dengan acara makan bersama secara sederhana, yakni, dengan bersama-sama menyantap roti dan kurma di masjid. Kisah seputar penaklukan mesir, sangat menarik untuk diceritakan. Khalifah Umar sempat bertemu dengan jenderalnya, Amr Bin Al Ash, di afrika utara, ketika sang jenderal meminta izin untuk memasuki mesir. Amr berusia sekitar 45 tahun dan semangat tempurnya sedang tinggi-tingginya, menyusul kemenangan-kemenangan yang cepat pada pasukan yang dipimpinnya. Saat itu, Khalifah Umar belum bisa memutuskan, mengizinkan atau tidak, dan berjanji untuk segera mengirim surat lewat kurir sesampainya beliau di madinah. Umar mengatakan, kalau beliau belum mengizinkan, dan surat diterima ketika Amr masih belum memasuki mesir, Amr  harus menghentikan gerak pasukan. Tetapi kalau surat diterima, ketika Amr sudah terlanjur memasuki mesir, maka, kata khalifah Umar, Amr dipersilakan untuk melanjutkan ekspansi dengan bertawakkal kepada Alloh.  Kemudian, ketika khalifah Umar akhirnya memutuskan bahwa belum saatnya bagi pasukan Islam untuk melakukan ekspansi ke mesir, beliaupun mengirimkan surat melalui kurir. Amr, yang saat itu belum memasuki mesir, namun sudah bisa menduga isi surat dari khalifah Umar, memutuskan untuk membuka surat ketika sudah memasuki wilayah mesir. Sehingga, ekspansi ke mesir tetap dilanjutkan. Bagaimana Amr menyiasati surat dari khalifah Umar, menunjukkan bakat-bakat Amr sebagai seorang politikus ulung. Kota Iskandariyah, atau juga dikenal sebagai alexandria, yang didirikan oleh alexander agung, merupakan kota nomer dua terkuat di dunia, setelah konstantinopel. Pasukan Islam mendirikan tenda untuk membangun markas di kawasan yang sekarang menjadi ibukota mesir, kairo. Kota iskandariyah, sebagai kota terkemuka imperium romawi setelah konstantinopel, akhirnya menyerah setelah Amr Bin Al Ash mengepungnya. Di bagian lain, kota Damaskus, yang konon merupakan kota tertua di dunia, menyerah kepada jenderal khalid bin walid. Sedangkan Persia, takluk di tangan jenderal Saad Bin Abi waqqash. Memang, penaklukan wilayah terluas oleh pasukan Islam, terjadi dimasa khalifah Umar, seakan–akan, khalifah yang sederhana itu, ingin bersegera menyampaikan hidayah Islam ke seluruh penjuru dunia, agar seluruh manusia terbebaskan dan merasakan manisnya hidayah Islam, dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Seandainya ekspansi Islam tidak disegerakan di masa Khalifah yang berjuluk al faruq itu, kita di Indonesia saat ini, mungkin masih menyembah pohon atau candi.


Selain jago dalam berdagang, etnis tionghoa juga ahli dalam bidang masak memasak. Sebagai contoh, merekalah yang bertanggungjawab di balik popularitas roti unyil di bogor, bolen kartika sari di bandung, ataupun kue mandarijn di solo. Mereka bahkan juga mengelola beberapa rumah makan padang terkenal, sehingga pakar kuliner, bondan winarno, menjulukinya sebagai, papi tiong, padang tapi tionghoa. Kota solo, sebagai salah satu tempat tujuan wisata kuliner, juga merekam jejak prestasi etnis tionghoa di seputar masakan. Salah satu khasanah kuliner yang populer di kota solo, sate  buntel, yakni sate yang dibuat dari daging kambing yang digiling halus dan dibungkus (dibuntel) dengan lemak kambing, ikut dipopulerkan oleh etnis ini, yang salah satu rumah makan terkenalnya berada di kawasan tambaksegaran solo. Namun, sebagian kalangan muslim yang kritis, masih menahan diri untuk tidak jajan di gerai-gerai mereka, khawatir mereka mencampur bahan masakan dengan unsur yang tidak halal, misalnya, daging babi. Penulis punya pengalaman, ketika penulis masih menjadi pemeriksa pajak di bandung dan ketika itu penulis mendapat tugas untuk mengaudit toko SH, yang menjual roti dan kue di jalan braga, sebuah ruas jalan yang cukup populer di kota kembang, penulis menemukan daging babi di salah satu persediaan bahan untuk membuat roti dan kue. Mungkin, inilah sebabnya, toko roti BT cukup alot menolak untuk diaudit oleh MUI dalam rangka menentukan halal tidaknya produknya.


Di beberapa negara yang sudah maju, dalam rangka melindungi konsumennya, pemerintah melarang produsen makanan untuk beriklan pada jam-jam dimana anak-anak masih menonton televisi. Produsen makanan yang beriklan tidak sesuai dengan kenyataan, bisa dikenakan tuntutan telah menipu konsumen. Sebagai contoh, anjuran salah satu produsen susu agar manusia sering-sering meminum susu guna menghindari penyakit pengeroposan  tulang,  bisa dikenakan pasal penipuan. Penelitian yang dilakukan oleh para ahli di Jepang menyimpulkan bahwa, tubuh manusia mempertahankan jumlah kandungan kalsium di dalam darah, sebagaimana yang dilakukan tubuh terhadap vitamin C. Ketika terdapat asupan vitamin C atau kalsium yang melebihi kuota, tubuh akan membuang kelebihan kalsium atau vitamin C tersebut, melalui urine. Dalam mekanismenya membuang kelebihan kalsium inilah, tanpa sengaja, tubuh terkadang ikut juga membuang sebagian persediaan kalsium yang seharusnya dipertahankan sebagai persediaan besi. Maka, ironisnya, menurut penelitian para ahli di jepang tersebut, semakin sering manusia minum susu, justru akan semakin mempercepat terjadinya pengeroposan tulang. Lebih baik mengonsumsi sayuran yang mengandung kalsium, karena kalsium di dalam sayuran lebih lambat diserap oleh tubuh. Nampaknya, slogan lima sempurna yang mengiringi empat sehat, perlu ditinjau ulang.


Seringkali, orang-orang yang telah mencapai sukses secara materi, ketika menceritakan kesederhanaan hidupnya di masa kecil, karena mereka terlahir dari kalangan keluarga yang sederhana, mengisahkan bagaimana orang tua mereka terpaksa harus membagi lauk berupa sebutir telur untuk beberapa anggota keluarga. Ternyata, kandungan kolesterol yang ada di dalam sebutir telur, berlebih untuk memenuhi kebutuhan hidup seorang manusia dalam satu hari. Artinya, tindakan para orangtua membagi satu butir telur untuk menjadi lauk bagi beberapa anggota keluarga, tidak lagi menjadi kisah sedih, karena begitulah asupan yang seharusnya. Di dalam bukunya yang berjudul, three cups of tea, greg mortenson menulis bahwa di perbatasan Pakistan, di kawasan atap dunia, himalaya, gula, sebagai pemanis minuman, hanya disuguhkan untuk para tamu. Tuan rumah hampir tidak pernah menggunakannya. Gula merupakan barang mewah di sana. Kebutuhan manusia terhadap gula dalam sehari, hanya sekitar dua sendok teh, dan sudah tercukupi di dalam makanan yang dikonsumsi, seringkali berlebih, tanpa harus menambahkan dengan gula pasir. 


Dalam perjalanan sejarah kaum muhajirin, terjadi beberapa tahapan peningkatan ekonomi, setelah mereka hijrah ke Madinah, hampir tanpa membawa harta apa-apa. Yang pertama, tahap pengembalian pinjaman. Tahap ini terjadi setelah pasukan Islam menaklukan kaum yahudi bani quraidha. Kaum Muslimin banyak mendapatkan harta rampasan perang, setelah penaklukan tersebut. Saat itu, kaum  muhajirin mengembalikan apa-apa yang dahulu pernah mereka terima dari saudara anshor mereka. Bisa jadi, pengembalian ini mengagetkan kaum anshor, karena sebenarnya mereka sudah mengikhlaskan bantuan yang selama ini telah mereka berikan kepada kaum muhajirin. Tetapi, kaum muhajirin ternyata menganggap bantuan tersebut sebagai suatu kewajiban yang suatu saat akan mereka kembalikan. Sungguh sebuah sikap yang sangat terhormat. Tahap makan dengan kenyang, terjadi setelah pasukan Islam menaklukan kaum yahudi di khaibar. Hijrah terjadi tahun ... dan penaklukan khaibar terjadi di tahun ... Artinya, sekurang-kurangnya, kaum muslimin di madinah tidak pernah makan dengan kenyang selama ... tahun. Ketatnya jadwal pertempuran yang dialami oleh para sahabat, menjadi sarana yang sangat efektif untuk membuang kalori mereka. Wallahu'alam, apakah ketika itu sebagian besar para sahabat memiliki badan yang langsing. Bandingkan dengan jaman sekarang. Ketatnya jadwal meeting di kafe dan resto, semakin menggemukkan para professional dan para pebisnis.


Suatu ketika, Rasulullah SAW bertemu dengan salah seorang sahabat yang tubuhnya ekstra gemuk. Beliau mempertanyakan kegemukan yang dialami oleh sang sahabat, dan sahabat yang memiliki tubuh gemuk tersebut menjawab bahwa kegemukan ini adalah karunia Alloh SWT. Namun, Rasulullah SAW membantah sahabat tersebut dan mengatakan bahwa kegemukan adalah penyakit. Dewasa ini, jumlah anak-anak yang mengalami kelebihan berat badan, obesitas, semakin meningkat. Makanan yang dikonsumsi oleh para anak-anak tersebut, rata-rata mengandung kalori yang tinggi. Di balik kelucuan balita atau anak-anak yang montok menggemaskan, tersimpan berbagai risiko. Penyakit-penyakit yang muncul akibat kelebihan kalori, seperti misalnya diabetes, yang biasanya menjangkiti orang-orang di atas usia lima puluh tahun bahkan enam puluh tahun, sekarang banyak menjangkiti orang-orang yang baru berusia di bawah empat puluh tahun. Salah satu penyebab terjadinya kelebihan berat badan di kalangan anak-anak adalah, semakin jarangnya sekolah-sekolah yang memiliki lapangan untuk berolahraga. Kebutuhan sarana gedung, telah mengorbankan lahan-lahan terbuka, yang biasanya dipergunakan untuk berolahraga bagi anak-anak sekolah tersebut. Kisah orang tua mereka dahulu, yang harus berjalan kaki puluhan kilometer atau mengayuh sepeda, untuk mencapai sekolah, hanya menjadi dongeng yang diceritakan sambil menyantap jajanan yang tinggi kalori.

No comments:

Post a Comment